Friday , 2 December 2022
Home » Berita » Terpilih Tiga Kandidat Perwakilan Masyarakat Sipil Tim Pelaksana EITI Indonesia 2022-2025

Terpilih Tiga Kandidat Perwakilan Masyarakat Sipil Tim Pelaksana EITI Indonesia 2022-2025

Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan suara pada tanggal 24 Oktober 2022, Publish What You Pay (PWYP) Indonesia sebagai Komite Pemilihan Wakil Masyarakat Sipil dalam Tim Pelaksana EITI Indonesia 2022 – 2025 telah menetapkan menetapkan tiga nama yang memperoleh suara tertinggi yakni (1) Astrid Debora Meliala (94 suara); (2) Rocky Ramadani (42 suara); (3) Dwi Arie Santo (38 suara) sebagai kandidat yang berhak menjadi Perwakilan Masyarakat Sipil dalam Tim Pelaksana EITI Indonesia periode 2022-2025. Para pemilih yang merupakan organisasi masyarakat sipil anggota koalisi PWYP Indonesia dan organisasi masyarakat sipil di luar anggota Koalisi PWYP Indonesia yang mendaftarkan diri dan diverifikasi oleh Komite Pemilihan

Hasil seleksi dan informasi lengkap dapat dilihat pada tautan berikut:  Hasil CSO EITI 2022-2025

No. Nama Hasil Perolehan Bobot Suara
1 Astrid Debora Meliala 94
2 Rocky Ramadani 42
3 Dwi Arie Santo 38
4 Ibrahim Zuhdhi Badoh 23
5 R. Mouna Wasef 21
6 Yusnita Ike Christanti 17
7 Evan Saepul Rohman 15
8 Agung Budiono 12
9 Irendra Radjawali 3

Selain itu, juga terpilih kandidat yang memperoleh suara tertinggi pada urutan 4, 5, 6 yakni: (4) Ibrahim Zuhdhi Badoh; (5) R. Mouna Wasef; dan (6) Yusnita Ike Christanti akan menjadi Tim Teknis/alternate members.

Proses pemilihan pemilihan Perwakilan Masyarakat Sipil Tim Pelaksana EITI Indonesia 2022-2025 sendiri telah berlangsung sejak Juli diawali proses pendaftaran dan dengan pengajuan bakal calon. Dalam rangka memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholder untuk berpartisipasi,  (PWYP Indonesia, melakukan perpanjangan masa pengajuan bakal calon wakil masyarakat sipil dalam Tim Pelaksana EITI Indonesia sampai akhir Juli 2022. Setelah itu dilanjutkan dengan verifikasi persyaratan dan mengumumkan daftar bakal calon pada 2 Agustus 2022 yang dilakukan oleh Komite Pemilihan. Selanjutnya  tahapan Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan tim penilai yang dibentuk oleh Komite Pemilihan. Tahapan berikutnya yaitu pengumumuman daftar calon tetap pada tanggal  danpenyampaian visi-misi. Kemudian, sejak sejak 14 Oktober 2022 Komite Pemilihan telah mendistrisbusikan surat suara melalui email lembaga/perwakilan organisasi para pemilih.

Tiga kandidat terpilih merupakan para aktivis yang telah berkecimpung cukup lama dalam  organisasi masyarakat sipil. Astrid Debora Meliala adalah seorang peneliti Senior Indonesian Center Environment for Law (ICEL),  Rocky Ramadani adalah seorang Pengurus Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau, sedangkan Dwi Arie Santo, adalah seorang Koordinator Badan Pekerja Somasi NTB.

Setelah terpilih tiga kandidat, berdasarkan prosedur dan tata cara pemilihan, Komite Pemilihan melaporkan hasil pemilihan kepada Seknas PWYP Indonesia. Setelah itu,  Seknas PWYP Indonesia menyampaikan ketiga nama perwakilan masyarakat sipil dalam Tim Pelaksana kepada Ketua Tim Pelaksana melalui Sekretariat EITI di Kementerian ESDM dan membuat pengumuman kepada publik. Nantinya, satu kandidat yang terpilih akan menjadi Perwakilan Masyarakat Sipil dalam Tim Pelaksana EITI periode 2022-2025, menggantikan  masa kerja Perwakilan Msyarakat Sipil periode 2017-2020 yang telah berakhir di tahun 2020. Namun, sehubungan dengan proses transisi kelembagaan di Sekretariat EITI Indonesia pasca terbitnya Perpres Nomor 82 tahun 2020, masa kerja perwakilan masyarakat sipil pun diperpanjang hingga tahun 2022.