Saturday , 8 October 2022
Home » News » BPK Beri Hasil WTP pada Laporan Keuangan Dana Hibah EGPS Tahun 2021

BPK Beri Hasil WTP pada Laporan Keuangan Dana Hibah EGPS Tahun 2021

wtp

Proyek Indonesia EITI Transition and Mainstreaming Support merupakan dana hibah terencana dari World Bank yang dikelola oleh Kementerian ESDM. Selain bertujuan untuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan, laporan keuangan Proyek Indonesia terkait Implementasi Extractive Industry Transparency Initiative di Indonesia. EITI Transition and Mainstreaming Support disusun untuk memenuhi ketentuan Grant Agreement antara World Bank dengan Pemerintah Indonesia.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan hasil Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Dana Hibah EGPS Tahun 2021 yang berada dalam lingkup tugas Auditorat Utama Keuangan Negara (AKN) IV, dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar World Bank sesuai yang tertuang dalam Project Operation Manual (POM).

Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Rapat BPK Hari Wiwoho dalam Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan EITI Indonesia tahun 2021. Kegiatan penyerahan LHP berlangsung pada Senin (08/8/2022) di Kantor Pusat BPK RI. BPK menyampaikan bahwa pemeriksaan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan. Dikatakannya, opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran atas laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yaitu (1) kesesuaian dengan standar akuntansi, (2) kecukupan pengungkapan, (3) kepatuhan terhadap perundang-undangan dan (4) efektivitas sistem pengendalian intern. “Berdasarkan Hasil Pemeriksaan atas laporan keuangan tersebut BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan EITI Indonesia tahun 2021, Pusdatin Kementerian ESDM. Dengan demikian Kementerian/Lembaga/Badan tersebut mampu memdapatkan opini WTP sebagaimana ini adalah kali pertama pelaksanaan dana Hibah”, terangnya

Kepala Biro Keuangan ESDM, Ari Gemini menyampaikan apresiasi kepada BPK RI yang telah membina dan membimbing Kementerian ESDM sampai saat ini sehingga dapat konsisten melakukan reformasi pengelolaan keuangan negara. “Kami beserta seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian ESDM akan terus mendukung terwujudnya prinsip-prinsip tata kelola keuangan negara sehingga Kementerian ESDM dapat semakin membaik dari tahun ke tahun,” Pemberian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK diharapkan mampu mendorong Sekretariat EITI Indonesia dan Kementerian ESDM untuk selalu berkomitmen dalam menjalan kegiatan tranparansi industri ekstraktif dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran dan kegiatan.

Proyek Indonesia EITI Transition and Mainstreaming Support merupakan dana hibah terencana dari World Bank yang dikelola oleh Kementerian ESDM, dengan mekanisme pengelolaan pendapatan dan belanja APBN, serta telah dilaporkan dalam Laporan Keuangan Kementerian ESDM. Kementerian ESDM telah menyusun satu set laporan keuangan terpisah untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, BPK telah menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor 6a/LHP/XVII/05/2022 dan 6b/LHP/XVII/05/2022 tanggal 27 Mei 2022 yang diterbitkan secara terpisah.

Pemberian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK diharapkan mampu mendorong Sekretariat EITI Indonesia dan Kementerian ESDM untuk selalu berkomitmen dalam menjalan kegiatan tranparansi industri ekstraktif dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran dan kegiatan.